Wednesday, November 7, 2012

Sistem Ekskresi Manusia (paru-paru)


Struktur Paru – Paru

1. Trakea                : batang tenggorokan yang memiliki
                                     diameter sekitar 20-25 mm dan panjang sekitar 10-16 cm.
2. Bronkus             : percabangan pada batang tenggorokan.
3. Bronkiolus        : Bronkus segmental bercabang-cabang.
4. Alveolus            : kantong udara
5. Alveoli                : gelembung hawa dan tempat pertukaran udara.
6. Bronchi              : saluran udara/pernapasan.
7.Pleura                   : lapisan tipis yang mengandung kolagen dan jaringan elastis
            - Pleura parietalis yaitu yang melapisi rongga dada,
            - Pleura viseralis yaitu yang menyelubingi setiap paru-paru.
8. Lobus                  :
            -
Lobus paru-paru kanan, terdiri dari tiga lobus, yaitu :
               a. Lobus pulmo dekstra superior
               b. Lobus medial
               c. Lobus pulmo dekstra inferior
          - Lobus paru-paru kiri, terdiri dari dua lobus, yaitu :
               a. Lobus pulmo sinistra superior
               b. Lobus pulmo sinistra inferior

Proses Kerja Organ Paru-Paru
            Oksigen yang masuk ke paru – paru berikatan dengan hemoglobin membentuk oksihemoglobin dalam eritrosit yang mengalir menuju jaringan tubuh. Setelah sampai di sel- sel tubuh, O2 dilepas dari ikatan oksihemoglobin dan keluar menuju jaringan lalu masuk ke sel – sel tubuh.
            Pada saat yang sama, CO2 dari sel – sel tubuh masuk ke dalam darah. Sebagian kecilnya bergabung dengan hemoglobin membentuk karboksihemoglobin. Kebanyakan CO2 membentuk HCO3- dengan plasma darah. Saat darah masuk ke dalam kapiler paru – paru, HCO3- berubah di dalam eritrosit menjadi H2O dan CO2. CO2 meninggalkan sel eritrosit dan kapiler.
 

Fungsi Paru-Paru

*  Mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O),
*  Penyuplai oksigen bagi tubuh dan bekerja secara otomatis.


Kelainan dan Penyakit pada Paru-Paru
 Asma (sesak nafas)     :
     Kelainan yang disebabkan oleh penyumbatan saluran pernafasan yang diantaranya disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis.

 Kanker Paru-Paru       
  Gangguan paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok.Penyebab lain adalah terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum dan radiasi ionisasi.

 Tuberculosis (TBC)    :
  Penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis.

  Emphysema                :
  Penyakit pembengkakan paru- paru karena pembuluh darahnya terisi udara.


 Bronkitis (bronchitis)  :
  Suatu peradangan pada bronkus, yaitu saluran udara ke paru-paru.

 Pneumonia                    :
  Sebuah penyakit pada paru-paru di mana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung  jawab menyerap oksigen dari atmosfer meradang dan terisi oleh cairan.Penyakit radang paruparu yang disebabkan Diplococcus pneumoniae.

1 komentar:

Indah Permatasari said...

Very good... :)

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates